Ada kalanya hidup terasa seperti lautan luas yang tak kunjung membawa kita ke daratan. Kita terus mengayuh, tapi garis pantai seolah menjauh. Di sanalah Blutapes, unit power pop/alt-rock asal Yogyakarta, memulai perenungannya dalam single terbaru mereka yang berjudul “Ocean”, yang resmi dirilis pada 17 Juli 2025 di seluruh platform digital.
Single ini bukan sekadar rilisan keempat dari Blutapes. Ia menjadi penanda fase baru dari perjalanan musikal band ini—lebih matang, lebih ekspresif, dan jauh lebih personal. Jika lagu-lagu sebelumnya masih bermain di tepian emosi, maka Ocean adalah loncatan ke tengah pusaran batin.
Blutapes tidak menulis lagu ini untuk menjawab pertanyaan atau menawarkan solusi. Mereka menulis “Ocean” karena mereka juga lelah. Mereka tahu rasanya terjebak dalam hidup yang berputar di tempat yang sama—bangun, bekerja, bertahan, tidur, ulangi. Hari demi hari terasa repetitif dan kosong. Dan dari siklus inilah lagu ini lahir.
Siklus, Suara, dan Sebuah Letupan Emosi
“Ocean” dibuka dengan melodi sederhana yang mengalun pelan, namun terasa seperti tarikan arus laut yang kuat. Musiknya tidak menggebu-gebu, tapi perlahan menyedot kita ke dalam. Lagu ini terinspirasi dari warna khas power pop klasik, dengan jejak kuat dari Teenage Fanclub dan Big Star, juga harmoni vokal yang mengingatkan pada The Beach Boys. Tapi yang membuatnya benar-benar istimewa adalah kejujuran yang dibungkus dalam kesederhanaan.
Liriknya bersifat repetitif, seperti pantulan dari tema besar lagu: kita hidup dalam lingkaran yang terus berulang. Namun, bukannya membuat bosan, repetisi ini justru menjadi semacam mantra—membiarkan kita hanyut, lalu mengajak kita mengakui bahwa kita memang sedang lelah, dan itu tidak apa-apa.
Ada keberanian dalam kesederhanaan “Ocean”. Keberanian untuk jujur pada diri sendiri. Dan itu membuat lagu ini menjadi salah satu karya paling emosional dan reflektif dari Blutapes sejauh ini.
Menuju Album Penuh Perdana
Lebih dari sekadar single, “Ocean” juga menjadi pintu gerbang menuju album debut Blutapes yang dijadwalkan rilis pada akhir 2025. Album ini tengah mereka garap secara intens, dan akan menjadi kanvas penuh yang merekam berbagai fase kehidupan, kegelisahan, serta dinamika emosi yang membentuk identitas musikal mereka.
Blutapes tak ingin sekadar jadi band nostalgia power pop. Mereka ingin membicarakan hari ini—tentang keresahan generasi yang merasa asing di dunia yang serba cepat, tentang upaya berdamai dengan tekanan hidup, dan tentang keberanian untuk tetap menyelam meski arus tak menentu.
Dengan “Ocean”, Blutapes menunjukkan bahwa mereka tak hanya tumbuh secara musikal, tapi juga secara emosional. Mereka mulai berbicara bukan hanya lewat suara gitar dan drum, tapi juga lewat jeda, gema, dan sunyi yang menyelinap di antaranya.
Blutapes – Ocean kini sudah tersedia di semua layanan streaming musik seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Dengarkan, resapi, dan biarkan lagu ini menjadi perahu kecil yang menemanimu menyeberangi lautan hidupmu sendiri.
Dan jika kamu ingin tahu ke mana Blutapes akan berlayar selanjutnya, jangan lupa ikuti perjalanan mereka di Instagram @blutapes. Karena ini baru permulaan.





