Gustiwiw, Orang Baik yang Abadi

4 hari setelah kepergian beliau, timeline algoritmaku masih berkutat di berita Almarhum. Gustiwiw. Seorang multitalent dalam berbagai bidang. Diberkahi banyak kelebihan, dan yang paling penting beliau dicintai banyak orang.

Info meninggalnya beliau aku dapat dari grup BCR (grup bersama Jiroluger & Olski). El Metronome, yang jarang sekali share berita duka, pagi itu gercep. “Gustiwiw meninggal, info dari adjis doa ibu”, begitu pesannya. Seketika ramai di grup, ada yang mengucapkan ‘innalillahi’, ada yang menanyakan keabsahan beritanya, karena memang belum ada info apapun dari medsos terkait berita ini. Baru setelah Rispo nge-twit tentang kabar meninggalnya Gusti, kami mempercayainya.

Sangat mengagetkan, karirnya sedang menanjak. Baik sebagai musisi, podcaster, komedian bahkan sebagai produser musik dari banyak sekali penyanyi dan band. 

Aku pribadi tidak mengenal Gusti secara personal. Hanya sebatas melihat apa yang ditampilkan di youtube ataupun cuplikan-cuplikan di tiktok ataupun instagram. Menyenangkan melihat beliau yang punya skill bermusik yang nggak main-main, dibarengi selera humornya yang asik. Hal itu pula yang membuat Gusti akhirnya nongol kesana kemari di podcast, sebagai host atau bintang tamu. Bahkan masuk ke acara tv seperti ‘Lapor Pak’.

Sebelum masuk ke dunia podcast dan TV, kepiawaian Gusti dalam bermusik juga sudah terlihat. Sebut saja penyanyi ternama sekarang seperti Sal Priadi, Nadin Amizah, mereka sudah merasakan racikan musik beliau. Yang menarik dan baru aku tahu belakang ini, salah satu album terbaik Ardhito Pramono menurut saya, ‘Wijayakusuma’, ada andil Gusti didalamnya.

Aku belum pernah melihat Gusti secara live. Hanya sebatas dokumentasi dia saat perform di youtube. Aku pribadi mulai tertarik melihat Gusti saat live-nya di youtube the Mapple Media. Atraktif, full skill dan yang pasti punya jiwa entertain yang kuat. Dia memainkan semua instrument dengan sangat mudah, walaupun lebih banyak bercandanya. Disini juga, aku tahu lagu Gusti berjudul ‘Diculik cinta’.

Lagu ini beberapa kali kuputar di mobil. Bumi, anakku yang pertama sampai apal. Kadang dimarahi ibunya karena sering menyanyikan reff-nya saat ibunya marah. ‘Ada nenek sihir, kena guna-guna’, begitu liriknya. Aku hanya tertawa saat dia menyanyikan lirik itu. Aku sempat berjanji pada anakku untuk mengajaknya menonton Gusti kalau pas manggung di Jogja. Yah, ternyata hal itu tidak akan terjadi. 

Tidak biasanya pula aku langsung memberitahu istri jika ada berita publik figure yang meninggal. Tapi hari ini beda. Setelah tahu, aku langsung menyampaikan berita ini ke istriku dengan nada yang cukup gelisah. Rasanya seperti ikut kehilangan pada kami tidak salih kenal.

Banyak sekali ucapan bela sungkawa kepada Gusti. Bahkan mungkin yang tidak kenal beliau. Semuanya kaget, diumurnya yang masih muda Gusti sudah ‘kembali’. Banyak orang berkata, orang baik memang lebih disayang oleh-Nya. Dan aku, kamu dan semua orang yang kenal dan bahkan tidak kenal Gusti bersaksi bahwa dia orang baik. Gusti yang akan selalu abadi tentang cerita-cerita baiknya. Doa kami untukmu,Gusti Irwan Wibowo.

WhatsApp
Facebook
Twitter
Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya