Musisi duo asal Yogyakarta, Rira Candra merilis single perdananya di 2025. Lewat lagu berjudul Move On, Rira (vokalis) dan Candra (Gitar) ingin melanjutkan proyek musik mereka yang sudah dimulai sejak kuliah.
SCYK sempat melakukan wawancara singkat bersama Rira Candra. Dan, ini dia keseruan obrolan bersama pasangan suami istri tersebut!
Apa sih Rira Candra?
Nama ini sebenarnya kami ambil dari gabungan nama kami, yaitu Rira dan Candra. Alasannya cukup sederhana, supaya orang-orang langsung tahu saja kalau ini adalah Rira dan Candra. Hahahaha…
Kenapa memutuskan bikin proyek musik berdua?
Latar belakang Rira Candra sebenarnya tidak lepas dari perjalanan hubungan kami dahulu saat masih kuliah hingga sekarang.
Kami berdua kenal lewat UKM Musik Sicma UNY. Tetapi proyek pertama kami sebenarnya terjadi di acara SCYK Meet Up #2. Rira yang ingin ada teman gitaris saat tampil akhirnya mengajak Candra.
Panggung itu pun jadi panggung pertama kami dan proyek ini berlangsung dengan banyak lagu yang kami tulis bersama.
Beberapa lagu pun sempat kami unggah ke Soundcloud. Siapa sangka, hubungan ini akhirnya berlanjut hingga pelaminan dan kami menikah di tahun 2020.
Tapi kami baru sempat untuk menyelesaikan single di tahun 2025 ini dan merilisnya. ^^
Siapa sih yang bikin lagu Move On dan apa cerita dibaliknya?
Lagu Move On ditulis oleh Candra. Dimana sebenernya lagunya bukan tentang cinta-cintaan. Lagu ini lebih banyak menceritakan tentang perjalanan hidup Candra. Dia merasa hidup harus terus berjalan meski harus merasakan pahit dan begitu melelahkan.
Jadi kalau bisa lebih disimpulkan lagi, Move On itu menceritakan bagaimana merelakan setiap luka dengan ikhlas dan terus bertahan untuk menjalani hidup.
Susah nggak sih proses rekaman dan pembuatan lagu ini?
Kalau dibilang susah sebenernya tidak terlalu. Tapi karena kami sudah menjadi orang tua, proses rekaman ini sangat bergantung dengan jam tidur anak. Kalau anak tidur, kami titip dulu ke orang tua, lalu buru-buru rekaman sebelum si kecil bangun. Hahahaha…
Sementara untuk proses rekaman, kami melakukannya di Emobi Studio milik Mas Adit. Lokasi studio ini cukup dekat dengan rumah orang tua. Sayangnya, kami harus pindah rumah sehingga jarak menjadi cukup jauh. Akhirnya, kami hanya bisa rekaman di saat weekend.
Soal lagu Move On, apakah ada pengalaman pribadi juga?
Aku (Rira) merasa proses move on itu bukan cuma soal orang lain, tapi juga soal diri sendiri. Salah satu masa yang sulit buatku adalah transisi dari masa muda ke fase menjadi ibu.
Aku sempat mengalami stress-kaget dengan perubahan hidup, peran, dan ritme. Tapi pelan-pelan, aku belajar menerima dan memaafkan diri sendiri, melalui lagu ini.
Bahkan, lagu Move On ini sempat bikin aku menangis. Bukan karena kisah cinta, tapi karena kehilangan: kehilangan waktu, kehilangan versi diriku yang dulu. Kehilangan keakraban dengan orang-orang yang pernah dekat.
Kadang kita gak sadar, hal-hal itu pun butuh waktu untuk benar-benar kita ikhlaskan.





